Archive for Yogyakarta

Rumah Cerdas Berbudi Luhur

Foto Bersama di Candi Banyunibo

Foto Bersama di Candi Banyunibo

Ini adalah kali ketiganya kegiatan ini dilakukan. Sebelumnya Rumah Cerdas Berbudi Luhur atau RCBL dilakukan oleh mahasiswa KKN di desa Madurejo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman, Propinsi DI Yogyakarta. Tetapi kali ini, RCBL juga dilaksanakan di SMK Berbudi desa Jabung, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Leave a Comment

Istana Air Taman Sari

taman sari jogja

Libur Natal tahun 2011 lalu saya ke Jogja. Tadinya mau ke Benteng Vredeburgh dan Istana Air Taman Sari. Walau seringkali  lewat 2 tempat itu kalau lagi di Jogja, tapi saya belum pernah masuk. Libur kali ini saya hanya sempat ke Istana Air Taman Sari. Benteng Vredeburgh mungkin lain kali kalau ke Jogja lagi. Taman Sari tak jauh dari Keraton Jogja, jalan kaki pun bisa. Tiket masuknya IDR 3.000 untuk wisatawan lokal dan IDR 7.000 untuk wisatawan mancanegara.

Awalnya Taman Sari ini adalah sebuah umbul (mata air) yang digunakan Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I) untuk menentukan pendirian Keraton Ngayogyakarta tahun 1755. Kemudian Taman Sari dibangun tahun 1758-1765, sebagai pimpinan proyeknya Read the rest of this entry »

Leave a Comment

Murah Ternyata Nggak Mudah!

diskon tiket murahTahun 2012 ini banyak libur nasional yang berjejer dengan hari Sabtu dan Minggu, yang artinya: Libur Panjang! Di bulan Januari libur Imlek salah satunya, yang jatuh dihari Senin. Memanfaatkan libur panjang saya nge-trip ke Semarang kali ini. Trip dengan budget seminimal mungkin. Seminggu sebelumnya saya pesan tiket kereta ekonomi Tawang Jaya jurusan Jakarta – Semarang, yang ternyata sudah habis hampir 2 minggu sebelumnya, baik itu dari stasiun Tanah Abang maupun dari stasiun Ps. Senen. Akhirnya saya beli tiket kereta ekonomi tujuan Tegal seharga IDR 15.000/tiket di stasiun Ps. Senen, rencananya dari Tegal saya lanjutkan dengan bus atau kereta-kereta yang melintas antara Tegal dan Semarang. Padahal kalau langsung ke Semarang dengan kereta Tawang Jaya cuma IDR 33.500/tiket. Read the rest of this entry »

Comments (2)

Siung dan Sundak, Pantai Pasir Putih

Sehari setelah Makam Raja Mataram dan Parang Tritis, tujuan selanjutnya adalah Gunung Kidul!! Daerah yang kata orang-orang susah banget untuk cari air. Tapi kali ini tujuannya bukan daerah yang kekurangan air, tapi daerah yang berlimpah air. Yup pantai, pastinya daerah yang berlimpah air di kabupaten yang beribukota di Wonosari.

Baru kali ini aku pergi ke pantai di Kabupaten terbesar di Jogja! Dan ada banyak pantai yang bagus di sini. Beda dengan pantai-pantai di daerah Bantul khususnya Pantai Parang Tritis yang berpasir hitam dengan gundukan daratan pasir yang cukup luas yang disebut Gumuk Pasir. Ngomong-ngomong soal Gumuk Pasir, satu-satunya di Indonesia, hanya bisa di temui di daerah Parang Tritis dan cuma ada 3 gumuk pasir di Dunia! 2 lainnya ada di benua Afrika dan Gurun Gobi, Cina. Bentuknya kalo diperhatikan mirip dengan gurun pasir.

Read the rest of this entry »

Comments (12)

Ritual Mubeng Bētēng Satu Suro

Tadinya sih mau liat gimana situasi tahun baru hijriah di Jogja, tapi akhirnya cuma bisa duduk-duduk sambil ngobrol sama budhe, sepupu dan para tetangga. Kami ngobrol di depan warung budheku yang terletak di pinggir jalan. Sambil ngobrol, melepas penat setelah seharian kerja (kecuali aku). Disini ada yang tidak kurasakan seperti di Jakarta, kami masih bisa membaur antara yang tua dan yang muda, bercanda tertawa dan berbagi cerita.

Semakin malam semakin larut semakin banyak pula orang-orang yang berjalan kaki ke arah utara menuju kota Jogja. Kebayakan dari mereka adalah para orang tua, simbok-simbok dah mbah-mbah. Mereka masih kuat berjalan kaki ke arah kota yang kemungkinan bisa berjarak beberapa belas kilometer dari rumah mereka.

Karena hari ini adalah malam tahun baru Hijriah, atau malem satu suro menurut orang Jawa, maka banyak dari mereka yang menuju arah kota Jogja untuk merayakan tahun baru ini dengan “mubeng bētēng” atau berjalan mengelilingi benteng keraton Jogja, jumlahnya bisa 3 kali atau 7 kali putaran. Kalo 3 kali putaran, berarti “mubeng bētēng” akan selesai pada tengah malam jika dimulai pada jam 8 malam, tapi jika 7 kali putaran kemungkinan akan selesai pada pagi harinya. Acara “mubeng bētēng” ini juga diiringi dengan “mbisu” alias tidak berbicara atau mengeluarkan suara selama  mengelilingi benteng. Sayang sekali aku tidak bisa menyaksikan secara langusng bahkan mengikuti acara “mubeng beteng” ini.

Read the rest of this entry »

Comments (4)

Antara Jogja Karang Anyar

Liburan kali ini keliling  Jawa Tengah, tapi lebih banyak menjelajah Jogja sih. Selama liburan panjang akhir tahun 2008 ini aku sama bapak pulang ke Jogja. Hari pertama mengunjungi rumah om di Ngargoyoso,  Karang Anyar kaki gunung Lawu, yang udah nggak ketemu hampir 13 tahun lamanya, paling juga kalo ngobrol cuma lewat telepon. Perjalanan dari Jogja ke Karang Anyar ditempuh hampir selama 4 jam dengan menggunakan bis kota. Sebenarnya rute ke sana hampir sama dengan rute ke arah obyek wisata Tawang Mangu. Ini dia rutenya: dari terminal Giwangan Jogja naik bis Jogja – Solo turun di terminal Tirtonadi Solo, terus naik bis Solo – Tawang Mangu turun di terminal Karang Pandan, Karang Anyar dan terakhir naik bis dari Karang Pandan – Kemuning.

kecamatan1

“Sepi banget, padahal jam 12 siang nih!”

Namanya juga di kaki gunung, otomatis udaranya lumayan dingin dan suasananya juga masih asri. Didepan rumah om masih ada perkebunan teh yang baru dipangkas pucuk-pucuk daunnya, ada juga perkebunan daun bawang, wortel, kubis, udah kayak di Puncak Bogor. Air juga tinggal ngalirin dari Ada juga pabrik tehnya lebih keatas lagi, tapi sayang nggak sempat mampir ke Tawang Mangu dan pabrik teh tempat si om kerja untuk lihat cara memproduksi teh gara-gara hujan terus disana.

lereng-gunung-lawu1

“Masih asri lingkungannya..”

Read the rest of this entry »

Comments (10)

Liburan di Jogja ala “BackPacker”

Liburan akhir semester ini ku manfaatkan untuk berlibur ala backpacker ke Jogja. Sekaligus menunggu waktu wisuda yang masih satu bulan lagi. Bersama 2 orang temanku, Andri dan Lilis, kami berangkat dari Jakarta dengan menggunakan kereta Taksaka Malam tujuan Jogja. Waktu itu hari Kamis, 14 Februari 2008. Tiketnya sendiri sudah kami pesan sehari sebelumnya dengan harga Rp.180.000 dan Perjalanan ditempuh dalam waktu 8 jam. Hari berikutnya satu temanku lagi, Devi, datang menyusul. Setibanya di Jogja dua sepupuku akan menemani kami keliling Jogja.

Ada beberapa alternatif untuk sampai di Jogja bisa dengan pesawat terbang yang memakan waktu 50 menit dengan tiket seharga kurang lebih Rp.300.000 atau bisa juga dengan menggunakan bis antar kota yang memakan waktu sekitar 12 jam dengan harga tiket antara Rp.50.000 – Rp.100.000. Tiba di Jogja kami merencanakan tempat wisata apa saja yang akan kami kunjungi.

Read the rest of this entry »

Comments (32)

%d bloggers like this: