Dewa Murugan di Batu Caves

Dewa Murugan

Dewa Murugan

Dengan modal tiket yang saya beli 8 bulan sebelumnya, 27 April 2011 sampai juga di Low Cost Carrier Terminal Kuala Lumpur bersama 3 orang teman. Seperti biasa, penerbangan untuk tiket promosi di malam hari sehingga sampai Kuala Lumpur pun hampir tengah malam. Dengan rencana perjalanan yang sudah ada, kami menunggu pagi di Medan Selera (istilah food court di Malaysia) untuk melanjutkan perjalanan ke Kota Kuala Lumpur. Di food court ini rasanya tak seperti tak seperti sedang berada di negeri orang, karena beberapa lagu yang diputar adalah lagu-lagu dari band Indonesia seperti Ungu dan Wali.

Dengan Aerobus yang ongkosnya MYR 8 dengan rute LCCT ke KL Sentral, pagi itu selama kurang lebih 45 menit kami menuju stasiun KL Sentral. Tujuan dihari pertama ini adalah Batu Caves, kuil Hindu yang didepannya ada patung raksasa Dewa Murugan yang diklaim sebagai patung Dewa Murugan tertinggi di dunia dengan tinggi 140 kaki atau setara dengan 42,7 meter. Tidak sulit untuk menuju Batu Caves, dari Stasiun KL Sentral dengan menaiki Kereta KTM Komuter MYR 1 selama kurang lebih 20 menit sudah sampai di stasiun terakhir Batu Caves tak jauh dari Kuil Hindu ini.

Hanoman

Hanoman

Saat pertama kali memasuki komplek kuil Hindu ini langsung bisa terlihat patung hijau raksasa Hanoman dengan tinggi yang tak kurang dari 15 meter. Agaknya agama Hindu di Malaysia ini sangat berbeda dengan agama Hindu Bali di Indonesia. Perbedaan ini terlihat dari bagian atas kuilnya yang terdapat banyak patung-patung dewa dewi Hindu, sementara untuk bagian atas pura tidak terdapat patung dewa dewi melainkan berbertuk atap bersusun. Dalam hal ibadah pun sekilas nampaknya berbeda, penganut Hindu di Malaysia bersembahyang di dalam kuil dengan berdiri menghadap patung dewa di dalam kuil sambil dipandu oleh sang pendeta yang membacakan doa-doa dengan suara lantang, sementara penganut Hindu Bali bersembahyang dengan cara duduk simpuh menggunakan bunga-bunga di dalam pura.

Kuil di dalam Batu Cave

Kuil di dalam Batu Cave

Patung keemasan Dewa Murugan berdiri gagah dengan posisi tangan memegang tongkat tak jauh dari tangga masuk menuju goa. Untuk menuju kuil yang ada didalam goa harus menaiki anak tangga yang sangat tinggi sehingga butuh ekstra tenaga. Sama halnya seperti di Jogja, ketika ingin menuju pemakaman Raja-Raja Mataram di Imogiri yang harus menaikin anak tanggak menuju bukit. Ada dua buah kuil di dalam goa besar di Batu Caves ini, yang pertama bagian tengah goa dan yang kedua di bagian ujung goa.

Pintu Goa

Pintu Goa menuju Kuil

Karena disekitar kuil ini masih terdapat pohon-pohon rindang, tak heran ada banyak monyet-monyet liar yang berkeliaran disini. Monyet-monyet ini terkadang sangat menganggu ketika melihat sesuatu yang dibawa pengunjung. Apa saja bisa langsung dirampasnya, bahkan penjaga kios-kios disekitar kuil kadang harus kejar-kejaran dengan para monyet yang menjarah barang dagangan mereka.

Tetapi rasa terik matahari terasa sangat menyengat di bagian bawah kuil tepatnya di depan patung Dewa Murugan, sementara rasa sejuk bisa dirasakan ketika sampai dibagian atas anak tangga menuju pintu goa, udaranya begitu sejuk, sangat kontras dengan udara dibagian bawah.

Dipertengahan jalan menaiki anak tangga yang berjumlah 272 buah, sebelum menuju pintu goa yang menuju kuil, ada persimpangan disebelah kanan menuju Dark Cave. Berbeda dengan goa diatasnya yang tak terlalu dalam dan hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, Dark Cave difungsikan sebagai kawasan konservasi beberapa fauna yang sudah jarang ditemui seperti Trapdoor Spider (Liphistius batuensis) kelelawar dan fauna lainnya yang hidup didalam goa.

Dark Cave

Selain itu kawasan Dark Cave ini juga sebagai kawasan edukasi dan tempat wisata. Kesan pertama saat menuju pintu masuk Dark Cave adalah bau menyengat guano, kotoran kelelawar. Dengan membayar MYR 15, ada pemandu resmi yang siap mengantarkan untuk menjelajahi kegelapan Dark Cave.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: